<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>"Nyanyian Taman Sunyi......"</title>
	<atom:link href="http://lemez.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lemez.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jul 2007 06:30:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='lemez.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/fe214101eedf9412abc7a05f01eef1b8?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>"Nyanyian Taman Sunyi......"</title>
		<link>http://lemez.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>AIRMATA WANITA</title>
		<link>http://lemez.wordpress.com/2007/07/24/airmata-wanita/</link>
		<comments>http://lemez.wordpress.com/2007/07/24/airmata-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 01:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngalor Ngidul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lemez.wordpress.com/2007/07/24/airmata-wanita/</guid>
		<description><![CDATA[Saat cinta berpaling
Saat prahara kehidupan datang
Saat ujian – ujianNya

Mengguncang jiwa
 
Kemana seorang wanita harus mencari kekuatan
Agar hati terus bertasbih?
 

Pernahkah kalian bertanya – tanya “Apakah ini berita baik atau berita buruk bila melihat seorang wanita menitikkan airmata ?. Hmmm&#8230;&#8230;  tentu susah untuk menjawabnya hanya dengan melihat linangan airmata saja. Karena airmata adalah tanda – tanda dari banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lemez.wordpress.com&blog=1058084&post=16&subd=lemez&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff">Saat cinta berpaling</font></span><br />
</em><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff">Saat prahara kehidupan datang</font></span><br /></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff">Saat ujian – ujianNya</font></span><br />
</em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff">Mengguncang jiwa</font></span></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff"> </font></span><br />
</em><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff">Kemana seorang wanita harus mencari kekuatan</font></span></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#0000ff">Agar hati terus bertasbih</font><font color="#0000ff">?</font></span></em><br />
<span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;"><span id="more-16"></span></span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Pernahkah kalian bertanya – tanya “Apakah ini berita baik atau berita buruk bila melihat seorang wanita menitikkan airmata ?. Hmmm&#8230;&#8230;<span>  </span>tentu susah untuk menjawabnya hanya dengan melihat linangan airmata saja. Karena airmata adalah tanda – tanda dari banyak sekali situasi emosi didalamnya. </span><span style="font-family:Georgia;">Ada</span><span style="font-family:Georgia;"> yang menjadi representasi dari rasa sedih yang mendalam. </span><span style="font-family:Georgia;">Ada</span><span style="font-family:Georgia;"> juga yang menjadi wakil dari rasa syukur yang mendalam.</span><br />
<span style="font-family:Georgia;"> </span><span style="font-family:Georgia;">Tapi yang jelas yang ingin kutulis kali ini bukanlah airmata wanita yang seharga 100 rupiah seperti yang sering kita lihat dijalan – jalan, ataupun yang bernilai hingga ratusan juta seperti yang sering kita saksikan di televisi – televisi.<span>  </span>Aku rasa itu bukan hakku untuk membahasnya dan aku tidak ingin bersu’dzhon kepada mereka yang rela menilai airmatanya dengan bilangan nominal. </span><br />
<span style="font-family:Georgia;"> </span><span style="font-family:Georgia;">Tulisanku kali ini terilhami dari sebuah cerita. Sebuah cerita yang menyentuh hatiku, yang ingin kubagi dengan kalian. </span><br />
<span style="font-family:Georgia;"> <br />
</span><strong><span style="font-family:Georgia;">MENGAPA IBU MENANGIS ???</span></strong><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Suatu ketika, ada seorang anak laki – laki yang bertanya pada ibunya.</span><span style="font-family:Georgia;">“Ibu, mengapa ibu menangis ?”</span><span style="font-family:Georgia;">Ibunya menjawab, “Sebab aku wanita”.</span><span style="font-family:Georgia;">“Aku tak mengerti,”<span>  </span>kata si anak lagi.</span><span style="font-family:Georgia;">Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.</span><span style="font-family:Georgia;">“Nak, kamu memang tak akan mengerti…..”</span><br />
<span style="font-family:Georgia;"> </span><span style="font-family:Georgia;">Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.</span><span style="font-family:Georgia;">“Ayah, mengapa ibu menangis? Sepertinya ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas ?”.</span><span style="font-family:Georgia;">Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.”</span><span style="font-family:Georgia;">Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Lama kemudian, si anak tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya – tanya, mengapa wanita menangis.</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan “Ya Tuhan, mengapa wanita mudah sekali menangis ?<span>  </span>Dalam mimpinya, Tuhan menjawab.</span><span style="font-family:Georgia;">“Saat kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama. </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Kuberikan pada wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau seringkali pula, ia kerap menerima cerca dari anaknya….</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Kuberikan pada wanita keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Kuberikan pada wanita kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Kuberikan pada wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak – anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi – bayi yang terkantuk menahan lelap dan sentuhan kasih sayangnya akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.</span><span style="font-family:Georgia;"> </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Kuberikan pada wanita! kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa – masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak ?</span><span style="font-family:Georgia;"> <br />
</span><span style="font-family:Georgia;">Kuberikan pada wanita kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.<span>  </span>Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.</span><span style="font-family:Georgia;"> <br />
</span><span style="font-family:Georgia;">Dan, akhirnya, kuberikan pada wanita airmata agar dapat mencurahkan perasaannya.<span>  </span>Inilah yang khusus kuberikan kepadanya, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata ini adalah airmata kehidupan….</span><span style="font-family:Georgia;"> <br />
</span><span style="font-family:Georgia;">Subhanallah!!!. Tiap kali membacanya aku merasa bersyukur bahwa aku pernah <span> </span>dan telah membaca cerita ini. Sebuah cerita yang mengajarkanku untuk mensyukuri tiap airmata yang menetes dari sebuah ketulusan hati dan airmata yang dapat menumbuhkan ketulusan cinta yang luar biasa. Airmata &#8211; airmata kehidupan, disana ada kekuatan, ketabahan, ketegaran dan kesucian.</span><span style="font-family:Georgia;"> <br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Georgia;">Airmata – airmata yang akan terus menetes membasahi hati sebagai refleksi atas ketawadhuan, qona’ah dan istiqomahnya diri.</span></p>
<p><span style="font-family:Georgia;"><br />
</span> <em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">Telah kutinggalkan keegoanku</font><br />
</span></em><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">Telah kucoba hanyutkan                                 duka</font></span></em><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">pada sungai – sungai<span>  </span>kecil yang mengalir dari mataku</font></span></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000"> </font></span></em><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">Telah kukabarkan lewat angin</font></span></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">dan telah kuendapkan semuanya bersama debu</font></span></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">tentang segala curahan hati</font></span></em><em><span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">yang terhampar disetiap jejak – jejak waktu</font></span></em><em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000">dalam doa dan sujud panjangku…..</font></span></em><br />
<span style="font-family:Georgia;"><font color="#008000"><!--more--></font> </span><span style="font-family:Georgia;"><br />
 </span><br />
<span style="font-family:Georgia;">Untuk semua wanita yang tiap tetes airmatanya adalah doa – doa yang dapat menyentuh langit, Especialy for my mom (terimakasih untuk ketulusan, cinta dan doanya).</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lemez.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lemez.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lemez.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lemez.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lemez.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lemez.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lemez.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lemez.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lemez.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lemez.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lemez.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lemez.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lemez.wordpress.com&blog=1058084&post=16&subd=lemez&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lemez.wordpress.com/2007/07/24/airmata-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ec8ec4df1e941446733441422e24f7b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lemez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KARENA AKU….</title>
		<link>http://lemez.wordpress.com/2007/06/25/karena-aku%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://lemez.wordpress.com/2007/06/25/karena-aku%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jun 2007 02:03:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lemez.wordpress.com/2007/06/25/karena-aku%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[Kita sudah belajar terbang diudara seperti burung
Dan belajar berenang didasar laut seperti ikan
Sekarang yang harus kita pelajari adalah 
Berjalan didunia sebagai manusia
Ini adalah proses dimana kita belajar
Mencintai hidup dengan hati yang tulus
Belajar lebih manusiawi
Dari waktu kewaktu
- Charles Kingsley –

========================================================                 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lemez.wordpress.com&blog=1058084&post=14&subd=lemez&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Kita sudah belajar terbang diudara seperti burung</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Dan belajar berenang didasar laut seperti ikan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Sekarang yang harus kita pelajari adalah </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Berjalan didunia sebagai manusia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Ini adalah proses dimana kita belajar</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Mencintai hidup dengan hati yang tulus</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Belajar lebih manusiawi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:9pt;">Dari waktu kewaktu</span></strong><em><span style="font-size:9pt;"></span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;">- Charles Kingsley –</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-14"></span><br />
========================================================                                                                    <span style="font-size:9pt;">Guruku kali ini adalah pengalamanku yang saat ini sedang kuikat dan kutata agar menjadi ilmu yang bercahaya (bermanfaat) untuk diriku dan mudah – mudahan dapat bermanfaat juga bagi orang lain. Dan guruku itu adalah “SEBUAH SKENARIO SEORANG SAHABAT.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Seorang sahabat <span> </span>yang kukira dapat dengan tulus menjagaku dan mengingatkanku saat aku berjalan pada arah yang salah. Sahabat <span> </span>yang telah kuanggap sebagai saudara yang sebenarnya, yang bersamaku dan merugikan dirinya untuk memberi manfaat. Dan apabila terjadi musibah ia mendatangiku. Ia korbankan dirinya untuk menolongku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Aku adalah seorang yang terlalu naïf dengan beranggapan bahwa budi dan cinta kasih yang tulus pada sahabat – sahabatku yang ada didunia nyata dan realita sama. Sebuah pemikiran dan anggapan dari kebodohan yang terlalu naïf. <span> </span>Aku tidak tahu bahwa tidak semuanya orang berpikiran sama denganku. Bahwa persahabatan dimanapun sama berdasarkan atas dasar kepengertian dan kepercayaan, semua memakai hati. Karena bagaimana bisa kita merasakan kesedihan dan kegembiraan mereka, bila kita tidak berempati/bersimpati atas kesusahan maupun kesedihan mereka. Dan bagaimana bisa kita memberikan saran dan dukungan bila kita sendiri tidak peduli pada mereka. Sampai pada akhirnya seorang sahabat dari dunia maya <span> </span>mengajarkannya padaku melalui “SKENARIOnya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Aku yang diam – diam menginjak bayangan dan menapaki kembali jejak – jejak dari sahabat – sahabatku disaat pertemuan terjalin. Menyimpan, memotret dan mengikatnya menjadi buah pikiran yang hidup untuk mati kedalam kata – kata, dan kurombak menjadi sesuatu yang hidup dalam sebuah kisah yang menggerakkan diriku, “TO BE A BETTER ME.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Maka saat seorang sahabat membuat dan memainkan skenarionya, untuk membuatku dan bidadari lainnya terperangkap. Aku bersyukur karena aku dapat melihat jelas bayangannya dan menyatukan satu – satu jejak yang ditinggalkannya. Bukan suatu pelajaran hidup yang dapat dengan mudah kudapat dalam satu malam. Terimakasih sahabat, itu mengajarkan banyak untukku tentang arti sebuah INSTUISI dan NURAINI. Bahwa kita selamanya tidak bisa mengabaikan begitu saja INSTUISI dan membuang hati NURANI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Sahabat, saat kau membuat scenario perangkap itu dan dengan bangganya kau menyebutnya sebagai BAKAT SEORANG AKTOR<span>  </span>atau lebih tepatnya “SI PEMBOHONG ULUNG.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Apakah hatimu merasa senang ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Saat dengan tidak kalah sombongnya kau keluarkan ALIBI-ALIBI YANG MENYESATKAN untuk sebuah permainan yang bisa kau karang seperti skrip sinetron.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Apakah hatimu merasa puas ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Tak terpikirkanlah olehmu sahabat, aku dan bidadari lainnya yang akan, telah, dan sedang kau bohongi adalah sama, seperti IBU yang melahirkanmu dengan taruhan nyawa, seperti ISTRI/ KEKASIHmu, sama seperti SAUDARA PEREMPUANmu dan mungkin sama dengan ANAK PEREMPUANmu yang harus kau jaga dan lindungi kehormatannya. SAMA-SAMA SEORANG WANITA, bilakah mereka diposisiku dan bidadari lainnya. “Bagaimanakah perasaanmu ?”<span>  </span>Bukankah pertanyaan itu sering kali kutanyakan padamu ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong><span style="font-size:9pt;">“Selalu wasiatkan kebaikan kepada para wanita. Karena mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan bagian yang paling bengkok dari jalinan tulang rusuk ialah bagian atas. Jika kalian paksa diri untuk meluruskan, ia akan patah. Tetapi jika kalian mendiamkannya ia akan tetap bengkok. Karena itu, wasiatkanlah kebaikan-kebaikan kepada para wanita.” </span></strong></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;"><em><strong>(Al Bukhari, dari Abu Hurairah)</strong></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong><span style="font-size:9pt;">“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Dan mereka yang saling berwasiat dengan kebenaran dan saling berwasiat dengan kesabaran.”</span></strong></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong><span style="font-size:9pt;">(Al ‘Ashr 1-3)</span></strong></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Sahabat, saat kau katakana kau dapat mengerti dan memahami wanita. Tahukah kau, kau tidak benar-benar mengerti dan memahami wanita. Bila kau mengerti dan memahami maka kau takkan pernah mencoba dan memjadikan mereka sebagai sebuah objek. Bila kau mengerti tentunya kau akan menjaga dan melindungi kehormatan mereka dengan kebaikan-kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Sahabat, saat kau bilang aku dan kau memiliki prinsip hidup yang sama. Tahukah kau bahwa kau dan aku memiliki prinsip yang sangat berbeda. Aku tidak akan pernah mencoba mempertaruhkan nilai kepercayaan orang lain terutama sahabat-sahabat terhadapku dengan membuat kebohongan-kebohongan dari dasar keegoisan diri sendiri walaupun atas nama “PEMBUKTIAN PRADUGA” Astagfirullah al azhim. Suatu pemikiran dari kedangkalan iman. Semoga Allah selalu melindungiku dan menunjukkanku jalan yang lurus (amien).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Sahabat <span> </span>apa yang ingin kau buktikan dari PRADUGAmu ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Yang aku dapat lihat sekarang adalah kau membuktikan bahwa kau memiliki jiwa yang sakit. Jiwamu penuh dengan debu-debu dan sampah-sampah hati, maaf karena aku mengatakan ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Mungkin aku terperangkap karena kenaifanku. Tapi kau terperangkap dalam scenario dunia maya yang kau ciptakan sendiri. Kau memulai satu kebohongan dengan kebohongan lainnya, kebohongan itu terus bertambah. Dan mungkin tanpa kau sadari kau telah kehilangan dirimu yang sebenarnya (Inna lillahi wa inna illahi rojiun). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Kau mungkin tak </span><span style="font-size:9pt;">kan</span><span style="font-size:9pt;"> berpikir bahwa sebagaimanapun cermatnya scenario seorang anak manusia. Takkan pernah bisa mengalahkan scenario Sang Pencipta, Dialah yang dapat menunjukan kebenaran pada orang-orang yang dikehendakiNya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Sahabat, saat kau minta untuk mengembalikan kepercayanku dan bidadari lainnya terhadapmu. Bukankah kau bilang dengan sadar bahwa ‘Nilai kepercayaan orang terhadapmu sedang dipertaruhkan ??<span>  </span>Mengapa kau kini minta kembali semua itu ???. (Maaf “KEPERCAYAAN” bagiku bukanlah hal yang murah).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">“Maafkan aku…. “<span>  </span>katamu, saat kau akhiri SKENARIO permainanmu.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">“Agar aku bisa tenang dan bisa tersenyum lagi.”  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Bilakah kau meminta maafku, maka aku akan memaafkanmu agar kau bisa tenang dan tersenyum kembali. Karena aku menyadari bahwa akupun manusia biasa yang mempunyai khilaf dan maafku hanyalah setetes dari lautan<span>  </span>maafNya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Terimakasih sahabat atas pelajaran yang kau berikan. Aku telah banyak belajar <span> </span>dan mengambil hikmah dari pelajaran ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Aku hanyalah segelintir debu dibandingkan kuasaMU, Ya Rabbi…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Kini kumengerti untuk tidak terlalu mempercayai apapun didunia ini, kecuali Engkau.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;">Alhamdullilah telah kutemukan semua petunjukMU dalam berbagai cara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Aku yang memandang dari dalam lubuk hati</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Mencari-cari rahsia yang katanya tersembunyi</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Aku yang melihat alam meliputi</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Ujud menyertai lalu kupindahkan alam ke dalam mata hati</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Aku hakiki aku mengerti segala yang terjadi di langit dan dibumi</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Gunanya tiada fantasi pelik dan benar qada dan qadar</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Kau berilahku kekuatan agar dapatku hindarkan segala kesesatan </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Usah kau biarkan nafasku terliur</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Dari pandangan majazi ini</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Aku yang bodoh lagi hina amat benar merindui</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Moga cahaya lelatu tak membutakan mataku</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Semoga segala puji takku meninggi diri</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Moga segala janji dapat juga ku penuhi</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Moga dapat ku hadang tikaman dari belakang</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Lidah setajam pisau</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Ku tidak akan risau</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Dengan dugaan cabaran</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Sepanjang perjalanan ku pasrah ku akur</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Ult li albi bissaraha (Aku membuka hatiku dengan kejujuran)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Hayya nab’idil karaha (Hindarilah kebencian dan dendam)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Syakkireena a’ kulli na’ma (Marilah kekalkan syukur dengan apa yang kita ada)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Ba’ ideena anil fattana (Hindarilah segala penipuan dan dosa-dosa)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Sujudku pun takkan memuaskan inginku</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">untuk haturkan sembah sedalam kalbu</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Adapun ku sembahkan syukur kepada Mu Ya Allah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;">Alhamdullilah… Alhamdullilah…. Alhamdulillah…..</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">===================================================                                                                <span style="font-size:9pt;">Untuk sahabat-sahabatku yang mengingatkanku, yang membuka pemikiran dan matahatiku. Terimakasih atas peringatan dan nasihat-nasihat kalian tentang DUNIA MAYA.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lemez.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lemez.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lemez.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lemez.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lemez.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lemez.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lemez.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lemez.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lemez.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lemez.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lemez.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lemez.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lemez.wordpress.com&blog=1058084&post=14&subd=lemez&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lemez.wordpress.com/2007/06/25/karena-aku%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ec8ec4df1e941446733441422e24f7b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lemez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEPARATED</title>
		<link>http://lemez.wordpress.com/2007/06/20/separated/</link>
		<comments>http://lemez.wordpress.com/2007/06/20/separated/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2007 02:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngalor Ngidul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lemez.wordpress.com/2007/06/20/separated/</guid>
		<description><![CDATA[-Usher-
If love was a bird
Then we wouldn’t have wings
If love was a sky
We’d be blue
If love was a choir
You and I could never sing
Cause love isn’t for me and you
If love was an Oscar
You and I could never win
Cause we can never act out our parts
If love is the Bible
Then we are lost in sin
Because [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lemez.wordpress.com&blog=1058084&post=13&subd=lemez&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>-Usher-</p>
<p>If love was a bird<br />
Then we wouldn’t have wings<br />
If love was a sky<br />
We’d be blue<br />
If love was a choir<br />
You and I could never sing<br />
Cause love isn’t for me and you<br />
If love was an Oscar<br />
You and I could never win<br />
Cause we can never act out our parts<br />
If love is the Bible<br />
Then we are lost in sin<br />
Because its not in our hearts<br />
So why don’t you go your way<br />
And I’ll go mine<br />
Live your life, and I’ll live mine<br />
Baby you’ll do well, and I’ll be fine<br />
Cause we’re better off, separated<br />
If love was a fire<br />
Then we have lost the spark<br />
Love never felt so cold<br />
If love was a light<br />
Then we’re lost in the dark<br />
Left with no one to hold<br />
If love was a sport<br />
We’re not on the same team<br />
You and I are destined to lose<br />
If love was an ocean<br />
Then we are just a stream<br />
Cause love isn’t for me and you<br />
So why don’t you go your way<br />
And I’ll go mine<br />
Live your life, and I’ll live mine<br />
Baby you’ll do well, and I’ll be fine<br />
Cause we’re better off, separated<br />
Girl I know we had some good times<br />
It’s sad but now we gotta say goodbye<br />
Girl you know I love you, I can’t deny<br />
I can’t say we didn’t try to make it work for you and I<br />
I know it hurts so much but it’s best for us<br />
Somewhere along this windy road we lost the trust<br />
So I’ll walk away so you don’t have to see me cry<br />
It’s killing me so, why don’t you go<br />
So why don’t you go your way<br />
And I’ll go mine<br />
Live your life, and I’ll live mine<br />
Baby you’ll do well, and I’ll be fine<br />
Cause we’re better off, separated</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lemez.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lemez.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lemez.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lemez.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lemez.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lemez.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lemez.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lemez.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lemez.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lemez.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lemez.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lemez.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lemez.wordpress.com&blog=1058084&post=13&subd=lemez&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lemez.wordpress.com/2007/06/20/separated/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ec8ec4df1e941446733441422e24f7b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lemez</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>